29 Oktober, 2011 - 0 komentar

Menghitung Hari

Dear Readers,

Ceritanya, 3 hari lagi aku akan melangsungkan sebuah pernikahan adat Bali, yang mana sebenernya prosesinya sudah dimulai semenjak hari ini. 29 Oktober ini orang Ngraos, dimana pihak keluarga si cowok dateng kerumah keluarga si cewek dan mengutarakan maksudnya untuk melamar.Sedangkan  acaranya 3 hari lagi itu adalah Ngidih, nganteb banten mekadang ngaad serta mebyakaonan dan mekalakalan. sepertinya rentetannya cukup rumit dan panjang yah.


Aku sendiri juga nggak begitu ngerti dengan rentetan upacara-upacara tersebut, aku nggak pernah mengikuti sebuah prosesi pernikahan dari awal sampe akhir sih hehehe.Banten mekadang ngaad itu dibuat karena aku dan calon suami aku berasal dari satu garis leluhur (maklumlah namanya sodara gitu yah..), jadi dalam kepercayaan orang Hindu, apabila berasal dari satu garis leluhur si wanita, maka sebenarnya tidak diperkenankan untuk menikah, kalau sampai kejadian menikah maka pernikahan tersebut akan disertai dengan bencana.

Jadi Nenek aku dan Kakeknya calon suami aku itu adalah saudara kandung, aku dan dia berarti keturunan ketiga dari satu garis leluhur,maka itu sebenernya kami nggak boleh menikah, tapii yang namanya jodoh dan semua-semuanya itu tentunya ga pernah lepas dari yang sudah digariskan oleh Tuhan, kalaupun akhirnya aku harus menikah dengan saudara ini, untuk menghilangkan bencana yang katanya akan ada dalam pernikahan yang mekadang ngaad maka perlu dibuatkan bebantenan yang prosesinya akan dilaksanakan di setra atau kuburan,sebagai simbol supaya kami diputuskan garis keturunan leluhurnya dan bsa menikah sehingga pernikahan kami nantinya akan jauh dari bencana.Kurang lebih seperti itulah artinya.

Nah, H-3 ini aku sepertinya kena pre wedding sindrome deh, aku ngerasa takut, seneng, sedih, ehmm..pokoknya campur-campur lah yaa..takutnya aku ga bisa menempatkan diriku nantinya di keluarga si cowok, takut kalau nantinya pernikahan kita ga seperti yang aku harapkan which is bayangan-bayanganku adalah seperti di film-film romantis hollywood yang mana aku tau itu semua adalah cuman karangan si sutradara :D, aku takut kalau nantinya aku ga menjadi menantu seperti yang mereka bayangkan selama ini, aku takut...ehmm sepertinya bayangan ketakutanku banyak sekali..pokoknya intinya aku takut.

Senang..jelas lah yaa wanita mana sih yang nggak seneng waktu akhirnya kekasihnya akhirnya melamarnya dan mengajak untuk mengikat janji setia sehidup semati dalam sebuah ikatan pernikahan? Sepertinya aku ga perlu menjelaskan terlalu mendetail soal perasaan yang satu ini :D

Sedih, karena akhirnya nanti aku akan membentuk sebuah keluarga baru, yang mana akhirnya aku meninggalkan kedua orang tuaku yang sudah membesarkan dan merawat aku selama 26 tahun ini, mengeluarkan banyak biaya, mengeluarkan banyak air mata pada setiap kesalahanku, dosa-dosaku, kesenanganku, akhirnya aku meninggalkan mereka juga.Khawatir juga ada akan bagaimanakah sekarang si Ayah secara kita semua adalah anak-anaknya perempuan.

Setelah 3 hari nanti, upacara resepsinya sendiri baru akan dilaksanakan pada akhir bulan, setelah itu..voilaaa selamat datang kehidupan baru yang pastinya akan banyak timbul masalah-masalah baru :) walaupun nantinya juga aku akan tetap tinggal bersama orang tuaku, kan nggak mungkin juga yah aku pulang-pergi Tabanan-Denpasar setiap hari,iya kalau dia bisa terus nganterin aku?kalo nantinya dia juga kerja?wahh..gempor dijalan bisa-bisa heheh.

Maunya sih mengupdate terus soal prosesi pernikahannya aku, supaya nantinya aku bisa meunjukkan sama anaku akan adanya blog ini, bagaimana perjalanan cintanya si Mama dan akhirnya menemukan satu pelabuhan terakhir.Hahaha sampe segitu lohh aku kepikiran, tapi karena blogger sekarang bikin fitur baru yang jadinya susah aku buka di hape,jadi untuk mengupdate kayanya butuh kesabaran luar biasa yang mana aku nggak punya kesabaran itu deh.

Maka cerita selengkapnya akan aku tulis, kalo aku udah punya mood untuk nulis, kalo aku punya waktu senggang, dan kalau koneksi internet aku lancar jaya kaya gini ya..

Doakan aku ya pembaca, semoga acara aku nanti bisa berjalan lancar tanpa halangan dan kami bisa membangun sebuah keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang.

*Ketjoep Hangat Selaloe*


0 komentar:

Posting Komentar

Ngecap dikit dounkss...:D